Sunday, March 25, 2018

Resensi Buku Aku Terlahir 500 gr dan Buta (Identitas Buku, Pendahuluan, Kelebihan, Kelemahan, Sinopsis, Penutup)


RESENSI


      I. Judul Resensi    : Aku Terlahir 500 gr dan Buta  II.    Identitas Buku  :

Ø  Judul Buku                  : Aku Terlahir 500 gr dan Buta
Ø  Penulis                         : Miyuki Inuel
Ø  Penerbit                       : PT Elex Media Kompetindo
Ø  Kota Terbit                  : Jakarta
Ø  Tahun Terbit                : 2011
Ø  Cetakam Ke                : 21
Ø  Harga Buku                 : -
Ø  No. ISBN                    : 979-20-9080-0
Ø  Jumlah Halaman         : 183 halaman
Ø  Penerjemah                  : Tiwuk Ikhtiari




     III. PENDAHULUAN

      Tanggal 21 Agustus malam, lahirlah Miyuki dengan keadaan koma.Miyuki sama sekali tidak menangis.Berat Miyuki hanya 500 gram,sperenam dari berat bayi pada umumnya.Begitu kecilnya dia sehingga bisa digenggam.Kepala Miyuki hanya sebesar telur jari-jarinya sekerus tusuk gigi,tubuh Miyuki hanya sepanjang pena,dan pinggulnya sebesar ibu jari orang dewasa.Bayi seperti Miyuki disebut prematur. Oleh karena itu, Miyuki harus berada dalam tabung inkubator selama 4 bulan setelah lahir ke dunia. Miyuki Inuel terlahir di dunia ini diluar nikah dan bapak dari Miyuki Inuel telah meninggal dunia sebelum menikahi ibu Miyuki Inuel.

  

    IV. KELEBIHAN

1)      Terlampir foto-foto yang menjelaskan perkembangan Miyuki dari tahun ke tahun.
2)      Cover buku menarik.
  

    V.    KEKURANGAN

1)      Isi buku kurang menarik.
2)      Alur cerita kurang membawa pembaca menghayati cerita.
  

    VI. SINOPSIS

     Aku terlahir 500 gr dan buta, itulah judul novel yang ditulis oleh Miyuki.Novel ini sangatlah luar biasa, karena Miyuki sendirilah yang membuat novel mulai dari kelahirannya yang begitu mengharukan sampai dia menjadi seorang anak yang membanggakan dengan memenangkan lomba mengarang tingkat propinsi sampai tingkat nasional Kanpo.

     Biasanya seorang bayi harus berada didalam kandungan ibunya selama 40 minggu, tetapi Miyuki tidak, ia terlahir dengan usia baru memasuki minggu ke-20.Jika tidak segera dilahirkan, maka kemungkinan besar Miyuki tidak bisa ditolong. Tapi ibu Miyuki tidak ingin menggugurkan bayi yang ada didalam kandungannya.Ia terus memohon kepada dokter dengan air mata berlinang agar dokter mau berusaha menyelamatkan bayi yang ada didalam kandungan ibunya yaitu Miyuki.

     Masa-masa sulit Miyuki dalam inkubator menguras air mata ibunya. Ibu Miyuki dengan tegar memberi semangat pada Miyuki kecil. Sejak kelahirannya, dokter yang merawat Miyuki menvonis usia Miyuki tidak lebih dari 2 minggu. Tapi dokter bukan Tuhan.Ibu Miyuki selalu menemaninya dan menjenguk Miyuki dalam perawatannya dirumah sakit.Ibu Miyuki sangat menginginkan Miyuki bisa hidup dan bahagia.Waktu ia masih kecil ia tidak bisa melihat betapa indahnya dunia karena waktu itu ia mengalami kebutaan.

     Bayi yang dulu sebesar bolpoin sekarang sudah berumur 15 tahun.Namun tubuh Miyuki tidak sebesar dengan mereka yang seusia Miyuki.Miyuki sangat senang dengan bersepeda walaupun ia tidak bisa melihat tapi ibu Miyuki selalu mendampinginya selama Miyuki naik sepeda.Sewaktu mau masuk SMP Miyuki tiba-tiba diserang penyakit lambung misterius,tapi syukurlah penyakit yang diderita Miyuki sembuh total dari penyakit yang ia alami.

       Beberapa tahun kemudian Miyuki diterima masuk di SLB Fukuoka untuk tingkat SMA.Saat Miyuki masuk di SMA ia rajin belajar,tapi lama-kelamaan ia sudah bosan dan malas belajar sampai membuat ibunya sangat marah,tapi untungnya dia sadar bahwa ia telah mengecewakan ibunya dan iapun berjanji untuk akan giat lagi belajar.

     Pada suatu hari, disekolah diadakan lomba mengarang tingkat SMP.Miyukipun mencoba mengikuti lomba tersebut dengan mengarang pengalaman hidupnya sehari-hari.
Tapi tidak pernah ia duga, ternyata hasil karyanya itu menjuarai lomba mengarang tingkat nasioanal.Miyuki sangat senang sekali.Ibunya juga bangga kepada Miyuki.
     Tapi bukan hanya itu saja,karangan Miyuki bahkan dimuat dikoran-koran dan dibaca oleh orang-orang diseluruh Jepang.Karena dengan kehebatannya mengarang ia sudah dapat memenangkan lomba mengarang yang begitu banyak sampai di tingkat nasional.

     Dalam karangan-karangannya Miyuki menceritakan kisah dirinya, ibu yang selalu keras padanya, tangis dan tawa bersama ibu, dan cerita-cerita mengharukan yang didengar dari ibunya. Melalui karangan-karangan ini pula Miyuki menjadi sadar, bahwa berkat ibunya, Miyuki bisa menjalani kebutaannya. Kecintaan Miyuki pada dunia tulis-menulis ini akhirnya membuahkan novel ini.

    VII.   PENUTUP

       Saya meresensi novel berjudul "Aku Terlahir 500 gr & Buta" untuk memenuhi tugas bahasa indonesia. Saya telah membaca novel ini sampai selesai. Menurut saya novel ini sangat menginspirasi semua orang terutama orang orang yang memiliki kekurangan seperti si penulis novel.
    Harapan saya untuk siapa saja yang menulis resensi saya ini, semoga paham dengan resensi yang saya buat ini.


Monday, November 20, 2017

Bagian - Bagian dari Termos Air, Gambar Termos, Penjelasan, Dan Fungsinya Secara Lengkap

Kali ini saya akan memberikan materi bagian bagian beserta penjelasannya untuk pelajaran Ipa di jenjang SD, SMP, dan SMA. Langsung aja gambar dan penjelasan tentang termos air dibawah ini :

Gambar Termos beserta bagian bagiannya

Wednesday, November 8, 2017

Biografi Al-Farazi Secara Singkat, Pekerjaan Al-Farazi dan Penemu Astrolab

Biografi Al-Farazi


Biografi Singkat Al Farazi Abu Abdallah Muhammad ibn Ibrahim al-Farazi (796-806) adalah seorang filsuf muslim, matematikawan, dan astronom.Beliau lahir di tengah keluarga ilmuwan. Ayah beliau, Ibrahim al Fazari, juga seorang astronomer dan matematikawan. Beberapa sumber mengatakan bahwa dilihat dari nama, beliau berasal dari Arab tapi mempelajari ilmu di Persia dan sumber yang lain mengatakan bahwa beliau adalah seorang Persia. Al Farazi menetap serta berkarya di Baghdad, Irak, ibu kota kekhalifahan Abbasiyah.

Wednesday, October 18, 2017

Materi Prakarya BEP Lengkap (Pengertian, Kelemahan, Manfaat, Fungsi Analisis BEP, Jenis BEP, Rumus BEP, Pendekatan Matematis, Pendekatan Grafik, Contoh Kasus BEP) dan PPT

Pengertian Break Even Point dalam Akuntansi

Break Even Point (BEP) ialah titik impas di mana posisi jumlah pendapatan dan biaya sama atau seimbang sehingga tidak terdapat keuntungan ataupun kerugian dalam suatu perusahaan.
Break Even Point ini digunakan untuk menganalisis proyeksi sejauh mana banyaknya jumlah unit yang diproduksi atau sebanyak apa uang yang harus diterima untuk mendapatkan titik impas atau kembali modal.

Sunday, September 17, 2017

Orang - Orang Cina Berontak (Awal mula datangnya, Penyebab Pemberontakan, Perlawanan, Akibat Dari Pemberontakan, Jalannya Pemberontakan)

Awal mula datangnya orang – orang cina

  1. Orang china dating pada abad ke-5 dan sudah mengadakan hubungan dagang ke pulau jawa
  2. Pada masa kerajaan – kerajaan, banyak pedagang china yang tinggal di Indonesia di daerah pesisir dan bahkan banyak juga yang menikah dengan penduduk jawa.
  3. Pada masa VOC banyak juga orang china yang dating ke jawa
  4. VOC sengaja mendatangkan orang china Karena untuk mendukung ekonomi
  5. Tidak semua orang china yang dating adalah orang kaya, diantara mereka ada golongan orang miskin

Penyebab orang china melawan / memberontak VOC

  1. VOC menyelewengkan surat izin dengan membayar harga lebih mahal akibatnya banyak orang china yang tidak mampu membeli surat izin tersebut (Pungli)
  2. Orang china yang tidak memiliki surat izin (surat izin bermukim yang disebut Permissiebriefes atau surat pas) yang bermukin akan di tangkap dan dideportasi ke negaranya atau dipekerjakan di kebun-kebun pala milik VOC di Sri Langka, oleh Karena itu orang china membentuk gerombolan untuk memberontak VOC
  3. Meningkatnya populasi etnis Tionghoa di Batavia, sehingga pengangguran meningkat

Perlawanan orang china kepada VOC

  1. Pada tahun 1740 terjadi kebakaran di Batavia, VOC menafsirkan kebakaran tersebut disebabkan pemberontakan oleh orang china
  2. Orang china melakukan perlawanan dijawa tengah salah satu tokoh yang terkenal adalah Oey Panko
  3. Orang china mulai meluas dengan melakukan perlawanan dan kekacauan terutama di daerah pesisir jawa
  4. Perlawanan di jawa mendapatkan bantuan dari bupati
  5. Raja Paku Buwana II juga ikut melakukan perlawanan
  6. Pada tahun 1741 benteng VOC kartasura di serang hingga jatuh

Cara VOC untuk membatasi kedatangannya orang china

  1. VOC mengeluarkan bahwa setiap orang china harus memiliki surat izin atau disebut “Permissiebriefes”
  2. Apabila tidak memiliki surat izin maka akan ditangkap dan dibuang ke sri langka atau dikembalikan
  3. Orang china diberi waktu 6 bulan untuk mendapatkan surat izin
  4. Biaya untuk mendapatkan surat izin yang resmi harganya 2 ringgit per orang

Cara VOC untuk mengatasi pemberontakan orang china

  1. Serdadu VOC melakukan sweeping memasuki rumah – rumah orang china dan melakukan pembunuhan
  2. VOC segera meningkatkan kekuatan tentaranya
  3. VOC juga meningkatkan persenjataanya

Akibat Dari Kejadian

  1. Bagi bangsa Indonesia    : kerugian karena wilayah Batavia porak poranda akibat pemberontakan dan pencurian barang-barang oleh orang-orang Cina.
  2. Bagi VOC                 : keuntungan karena penyelewengan harga pembuatan surat pas yang lebih mahal dan kerugian karena benteng VOC di Kartasura diserang oleh orang-orang Cina dan dibantu Raja Pakubuwana II serta orang-orang pribumi sehingga jatuh banyak korban dari pihak VOC.

Jalannya Pemberontakan


Orang-orang Cina sudah mengadakan hubungan dagang ke Jawa dan jumlahnya pun semakin banyak. Pada masa perkembangan kerajaankerajaan Hindu-Buddha dan Islam banyak pedagang Cina yang tinggal di daerah pesisir, bahkan tidak sedikit yang menikah dengan penduduk Jawa. Begitu juga pada masa pemerintahan VOC di Batavia, banyak orang Cina yang datang ke Jawa. 

VOC memang sengaja mendatangkan orang-orang Cina dari Tiongkok dalam rangka mendukung kemajuan perekonomian di Jawa. Orang-orang Cina yang datang ke Jawa tidak semua yang memiliki modal. Banyak di antara mereka termasuk golongan miskin. Mereka kemudian menjadi pengemis bahkan ada yang menjadi pencuri. Sudah barang tentu hal ini sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan Kota Batavia.

Untuk membatasi kedatangan orang–orang Cina ke Batavia, VOC mengeluarkan ketentuan bahwa setiap orang Cina yang tinggal di Batavia harus memiliki surat izin bermukim yang disebut permissiebriefjes atau masyarakat sering menyebut dengan “surat pas”.

Apabila tidak memiliki surat izin, maka akan ditangkap dan dibuang ke Sailon (Sri Langka) untuk dipekerjakan di kebun-kebun pala milik VOC atau akan dikembalikan ke Cina. Mereka diberi waktu enam bulan untuk mendapatkan surat izin tersebut. Biaya untuk mendapatkan surat izin itu yang resmi dua ringgit (Rds.2,-) per orang. 
Tetapi dalam pelaksanaannya untuk mendapatkan surat izin terjadi penyelewengan dengan membayar lebih mahal, tidak hanya dua ringgit. Akibatnya banyak yang tidak mampu memiliki surat izin tersebut. VOC bertindak tegas, orang-orang Cina yang tidak memiliki surat izin bermukim ditangkapi. Tetapi mereka banyak yang dapat melarikan diri keluar kota. Mereka kemudian membentuk gerombolan yang mengacaukan keberadaan VOC di Batavia.

Pada suatu ketika tahun 1740 terjadi kebakaran di Batavia. VOC menafsirkan peristiwa ini sebagai gerakan orang-orang Cina yang akan melakukan pemberontakan. Oleh karena itu, para serdadu VOC mulai beraksi dengan melakukan sweeping memasuki rumah-rumah orang Cina dan kemudian melakukan pembunuhan terhadap orang-orang Cina yang ditemukan di setiap rumah. 

Sementara yang berhasil meloloskan diri dan melakukan pembrontakan di berbagai daerah, misalnya di Jawa Tengah. Salah satu tokohnya yang terkenal adalah Oey Panko atau kemudian dikenal dengan sebutan Khe Panjang, kemudian di Jawa menjadi Ki Sapanjang. Nama ini dikaitkan dengan perannya dalam memimpin perlawanan di sepanjang pesisir Jawa.

Perlawanan dan kekacauan yang dilakukan orang-orang Cina itu kemudian meluas di berbagai tempat terutama di daerah pesisir Jawa. Perlawanan orang-orang Cina ini mendapat bantuan dan dukungan dari para bupati di pesisir. Bahkan yang menarik atas desakan para pangeran, Raja Pakubuwana II juga ikut mendukung pemberontakan orang-orang Cina tersebut. 

Pada tahun 1741 benteng VOC di Kartasura dapat diserang sehingga jatuh banyak korban. VOC segera meningkatkan kekuatan tentara maupun persenjataan sehingga pemberontakan orang-orang Cina satu demi satu dapat dipadamkan. Pada kondisi yang demikian ini Pakubuwana II mulai bimbang dan akhirnya melakukan perundingan damai dengan VOC.


Perlawanan Pangeran Mangkubumi dan Mas Said Terhadap VOC (Pendahuluan, Latar Belakang, Jalannya Perlawanan, Akibat dari perlawanan, dan Gambar)

Pendahuluan

Perlawanan terhadap kolonialisme VOC kembali terjadi di pulau Jawa.  selama ini telah kita ketahui bahwa, banyak sekali terjadi kecaman terhadap VOC baik itu terjadi dikalangan rakyat biasa hingga kepada wilayah kerajaan di wilayah Indonesia, namun tak sedikit juga kerajaan di Indonesia, yang menjadi kaki tangan VOC  keegoisan untuk kepentingan tahta semata, tanpa memperdulikan nasib rakyatnya.
Contohnya saja , kerajaan Pangkubuwana II yang menjalin persahabat dengan VOC, yang bahkan VOC semakin berani untuk menekan dan melakukan intervensi terhadap jalannya pemerintahan Pangkubuwana II.
Hal ini menimbulkan banyak kritikan dan bahkan kecaman dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat bawahan hingga oleh para bangsawan kerajaan.
Dalam hal ini kita akan membahas tentang perlawan Raden Mas’said dan Pangeran Mangkubumi kepada VOC.

Latar Belakang
Latar belakang munculnya perlawanan Raden Mas’said terhadap VOC, bermula ketika ia ingin meminta kepada punggawa kerajaan, untuk dinaikkan pangkat jabatannya. Hal ini didasari oleh pengalamannya sebagai Gandek Keraton (pegawai rendahan di Istana) ketika ia berusia 14 tahun. Namun permintaannya tidak dipenuhi, melainkan hanya menuai pelecehan dari keluarga kepatihan, bahkan ia dianggap membantu orang-orang Cina yang sedang berlangsung pada saat itu. Akibatnya, Mas’said sakit hati kepada VOC yang dianggapnya menjadi dalng utama yang telah mebuat kerajaan menjadi kacau akibat persekutuan yang dilakukan.
            Sedangkan latar belakang Pangeran Mangkubmi dalam melakukan perlawanan adalah tidak ditepatinya janji Pangkubuwana II, yang sebelumnya telah mengatakan bahwa barangsiapa yang berhasil memadamkan perlawanan Mas’said  ( yang lebih dulu berontak terhadap persekutuan ), maka akan diberikan hadiah. Namun , hal ini diingkari, setelah P.Mangkubuwana telah berhasil memadamkan perlawanan Mas’said. Maka terjadilah pertentangan, hal ini diperparah dengan VOC semena-mena ikut campurtangan dalam pemerintah kerajaan dengan mengatakan bahwa P.mangkubumi terlalu ambisisus dalam mencari kekuasaan.
Jika disimpulkan inti dari permasalahan yaitu VOC berusaha mencampuri urusan dalam negeri Mataram dan memaksakan kehendak melalui berbagai perjanjian.

Jalannya Perlawanan

Akhirnya, Pangeran Mangkubumi dan Raden Mas’said, memutuskan untuk saling bersatu melawan pemerintahan VOC, karena masing-masing , ketidakadilan yang diteriama oleh keduanya. Raden Mas’said dan Pangeran Mangkubumi semakin bersatu setelah Raden Mas’said dijadikan menantu oleh Mangkubumi. Mangkubumi dan Mas’said sepakat untuk membagi wilayah perjuangan. Raden Mas’said bergerak di wilayah timur, daerah Surakarta ke selatan terus ke Madiun, Ponorogo dengan pusatnya Sukowati. Sedang, Mangkubumi konsentrasi di bagian barat dekat Pleret ( termasuk daerah Yogyakarta sekarang ).
Hingga pada tahun 1749 dalam suasana perang sedang gencar-gencarnya terjadi diberbagai tempat, terpetik berita kalau raja Pakubuwana jatuh sakit.

Hingga dalam keadaan sakit, Pangkubuwana dipaksa untuk menandatangani perjanjian dengan VOC. Hal ini sangat berakibat pedih pada para punggawa dan rakyat Mataram.
Sebab, perjanjian itu berisi pasal-pasal :
1.      Susuhunan Pakubuwana II menyerahkan kerajaan Mataram baik secara de facto maupun de jure kepada VOC.
2.      Hanya keturunan Pakubuwana II yang berhak naik tahta, dan akan dinobatkan oleh VOC menjadi raja Mataram, dengan tanah Mataram sebagai pinjaman dari VOC.
3.      Putera mahkota akan segera dinobatkan. Sembilan hari setelah penandatanganan perjanjian itu Pakubuwana II wafat.

Hal ini semakin membuat Pangeran Mangkubumi dan RadenMas’Said, kecewa, hingga mereka semakin meningkatkan perlawanan terhadap VOC.
Mereka semakin gencar melaksanakan Perlawanan ,Mangkubumi dan Raden Mas Said mendapat dukungan dari rakyat Mataram dan para bupati pesisir. Para pemberontak di Jawa Tengah juga menggabungkan diri dengan mengadakan perang gerilya yang sangat merugikan Belanda.

Pertempuran ini terjadi di sungai Bogowonto, pasukan VOC banyak yang binasa, dan pimpinan VOC De Clerk juga tewas. VOC akhirnya berhasil membujuk Pangeran Mangkubumi untuk menandatangani Perjanjian Giyanti (13 Februari 1755).
Isi Perjanjian Giyanti adalah Kerajaan Mataram dibagi dua, yaitu:
A.  Mataram Barat diserahkan kepada Pangeran Mangkubumi dengan gelar  Hamengku Buwono I, kerajaannya dinamakan Kasultanan Yogyakarta.
B.  Mataram Timur, tetap dikuasai oleh Paku Buwono III, kerajaannya dinamakan Kasultanan Surakarta. Untuk menghentikan perlawanan Mas Said, VOC pada tahun 1575 membujuknya untuk menandatangani Perjanjian Salatiga (17 Maret 1757) yang isinya Kerajaan Surakarta dibagi dua, yaitu:
a.       Bagian barat diperintah oleh Sultan Paku Buwono III, dan disebut Kasunanan.
b.      Bagian timur diperintah oleh Mas Said, yang bergelar Pangeran Adipati Mangkunegoro I, wilayahnya disebut Mangkunegaran.

Akibat dari perlawanan 
Akibat dari perlawanan Pengeran Mankubumi dan Mas Said baik untuk Indonesia maupun VOC yaitu dampak yang ditimbulkan perang untuk Indonesia yaitu membuat Mangkubumi bersedia menandatangani perjanjian Griyanti dan  Raden Mas Said menandatangani perjanjian Salatiga. Perjanjian yang mereka setujui untuk menghentikan perlawanan dan memperoleh wilayahnya masing-masing sesuai pada perjanjian serta mempersempit wilayah mataram dan banyak masayarakat pribumi tewas dalam perlawanan.

Sedangkan dampak yang ditimbulkan untuk VOC yaitu banyak prajurit Belanda yang tewas dalam perang  terutama pimpinan VOC De Clerk juga tewas. Hal ini membuat pihak VOC tak bisa berkutik lagi sehinggaVOC harus membuat perjanjian dengan Pangeran Mangkubumi untuk menandatangani Perjanjian Giyanti (1755) dan Raden Mas Said untuk menghentikan Perlawanan.

Tokoh – tokoh yang terlibat


Raden Mas Said


Pangeran Mangkubumi


Kesimpulan

Perlawanan pangeran Mangkubumi dan Mas Said berakhir setelah VOC memaatahkan perlawanan Mangkubumi dan Raden Mas Said dengan menggunakan politik “devide et Impera “ yang berakhir dengan perjanjian Giyanti yang disetujui oleh Pangeran Mangkubumi. Perjanjian Giyanti ternyata belum menyelesaikan permasalahan, sebab Mas Said terus mengadakan perlawanan terhadap Belanda. Untuk mengatasi perlawanan Mas Said, VOC mengadakan Perjanjian Salatiga pada tahun 1757. Perlawanan Pangeran Mangkubumi dan Mas Said disebut juga Perang Sukses.

Thursday, September 14, 2017

Rakyat Riau Angkat Senjata (Sebab Perlawanan, Proses Perlawanan, Dampak Positif dan Negatif, Tokoh perlawanan, Jalannya perang)

Sebab Perlawanan

1. VOC ingin memonopoli kepulauan Riau
2. VOC memecah belah kerajaan Riau menjadi kerajaan kerajaan kecil seperti Siak, Indragiri, dan Kampar yang lalu merasa terdesak dengan tindakan sewenang wenang VOC

Proses Perlawanan

1. Perlawanan Raja Siak memimpin rakyatnya untuk melawan VOC. setelah merebut Johor, ia membuat benteng pertahanan di Bintar
2. Dari perthananan di pulau Bintan, Sultan Abdul Jalil memerintahkan Raja lela Muda untuk menyerang Malaka 
3. Tahun 1751 terjadi perang melawan VOC. VOC dengan strategi perangnya memutus jalur perdagangan menuju Siak. VOC mendirikan benteng pertahanan di sepanjang jalur yang menghubungkan sungai Indragiri sampai pulau Guntung 
4. Terjadi pertempuran sengit di pulau Guntung (1752-1753). Kerajaan Siak kesusahan menembus benteng pertahanan VOC yang dilengkapi meriam. Kerajaan Siak lalu mundur 
5. Raja Siak lalu pura pura menyerah pada VOC. Diadakan perundingan damai di Losi, pulau Guntung. Pada perundingan ini sultan dipaksa untuk tunduk pada VOC. lalu sultan memberi kode untuk menyerang VOC di Losi hingga akhirnya VOC berhasil di singkirkan

Dampak Positif dan Negatif

Negatif

1. Memecah belahkan kerajaan riau
2. Warga riau menderta kekalahan terhadap VOC 

Positif

1. Munculnya strategi perang baru bagi riau
2. Memicu semangat kemerdekaan bagi warga riau


Tokoh perlawanan rakyat riau

Sultan Muhammad Abdul Jalil Muzafar Syah 



1. Tahun 1751 berkobar lagi melawan VOC setelah kematian ayahnya
2. VOC memutus jalur perdagangan menuju Siak
3. VOC mendirikan Benteng Pertahanan sepanjang sungai Indragiri, Kampar, Sampai Pulau Guntung yang berapa di muara sungai Siak
4. Pertemputan puncak terjadi di pulau Guntung (1752 - 1753) yang diperkuat dengan kapal perang “Harimau Buas”. Pertempuran berlangsung satu bulan. Banyak korban berjatuhan dari kedua pihak.
5. Sultan diminta berpura-pura berdamai dengan VOC yang dikenal dengan “siasat hadiah sultan” yang diadakan di Loji, Pulau Guntung
6. Saat perundingan sultan dipaksa tunduk kepada VOC. Sultan memberi kode kepada anak buahnya untuk menyergap. Loji dibakar dan sultan kembali ke Siak membawa kemenangan
Siasat perang ini tidak lepas dari jasa Raja Indra Pahlawan. Oleh karena jasanya Raja Indra Pahlwan diangkat menjadi Panglima Besar Kesultanan Siak dengan gelar “Panglima Perang Raja Indra Pahlawan Datuk Lima Puluh”

Sultan abdul jalil rahmat syah


1.  Berhasil merebut Johor kemudian membuat Benteng Pertahanan di pulau Bintan
2.  Mengirim pasukan dibawah komando Raja Lela Muda untuk menyerang Malaka bersama putranya Raja Indra Pahlawan.
Dalam suasana memanas, Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah wafat dan digantikan putranya yaitu Muhammad Abdul Jalil Muzafar Syah (1746 - 1760) dengan komandan perangnya adalah Raja Indra Pahlawan





Jalannya perang

Ambisi untuk melaksanakan monopoli perdagangan dan menguasai bermacam-macam daerah di Nusantara terus dilakukan VOC. Di samping menguasai Malaka, VOC juga mulai mengincar Kepulauan Riau. Dengan politik memecah belah VOC mulai berhasil menanamkan pengaruhnya di Riau. Kerajaan kerajaan kecil seperti Siak, Indragiri, Rokan, dan Kampar semakin terdesak oleh pemaksaan monopoli dan tindakan sewenang-wenang dari VOC. Oleh sebab itu, beberapa kerajaaan mulai melancarkan perlawanan.

Salah satu contoh perlawanan di Riau adalah perlawanan yang dilancarkan oleh Kerajaan Siak Sri Indrapura. Raja Siak Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah (1723 – 1744) memimpin rakyatnya untuk melawan VOC. Setelah berhasil merebut Johor lalu ia membuat benteng pertahanan di Pulau Bintan. Dari pertahanan di Pulau Bintan ini pasukan Sultan Abdul Jalil mengirim pasukan di bawah komando Raja Lela Muda untuk menyerang Malaka. Uniknya dalam pertempuran ini Raja Lela Muda selalu mengikutsertakan puteranya yang bernama Raja Indra Pahlawan. Itulah sebabnya sejak remaja Raja Indra Pahlawan sudah mempunyai kepandaian berperang. Sifaf bela negara/ tanah air sudah mulai tertanam pada diri Raja Indra Pahlawan.

Dalam suasana konfrontasi dengan VOC itu, Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah wafat. Sebagai gantinya diangkatlah puteranya yang bernama Muhammad Abdul Jalil Muzafar Syah (1746 -1760). Raja ini juga mempunyai naluri seperti ayahandanya yang ingin selalu memerangi VOC di Malaka dan sebagai komandan perangnya adalah Raja Indra Pahlawan. Tahun 1751 berkobar perang melawan VOC.

Sebagai strategi menghadapi serangan Raja Siak, VOC berusaha memutus jalur perdagangan menuju Siak. VOC mendirikan benteng pertahanan di sepanjang jalur yang menghubungkan Sungai Indragiri, Kampar, sampai Pulau Guntung yang berada di muara Sungai Siak. Kapal-kapal dagang yang akan menuju Siak ditahan oleh VOC. Hal ini adalah pukulan untuk Siak. Oleh sebab itu segera dipersiapkan kekuatan yang lebih besar untuk menyerang VOC. Sebagai pucuk pimpinan pasukan dipercayakan kembali kepada Raja Indra dan Panglima Besar Tengku Muhammad Ali. Dalam serangan ini diperkuat dengan kapal perang “Harimau Buas” yang dilengkapi dengan lancang serta perlengkapan perang secukupnya. Terjadilah pertempuran sengit di Pulau Guntung (1752 – 1753). Ternyata benteng VOC di Pulau Guntung itu berlapis-lapis dan dilengkapi meriam-meriam besar.

Dengan demikian pasukan Siak sulit menembus benteng pertahanan itu. Namun banyak pula jatuh korban dari VOC, sehingga VOC wajib mendatangkan pertolongan kekuatan termasuk juga orang-orang Cina. Pertempuran nyaris berlangsung satu bulan. Sementara VOC terus mendatangkan bantuan. Melihat situasi yang demikian itu kedua panglima perang Siak menyerukan pasukannya untuk mundur kembali ke Siak. Sultan Siak bersama para panglima dan penasihat mengatur siasat baru. Disepakati bahwa VOC wajib dilawan dengan tipu daya. Sultan diminta berpura-pura berdamai dengan cara memberikan hadiah kepada Belanda.

Oleh sebab itu, siasat ini dikenal dengan “siasat hadiah sultan”. VOC setuju dengan ajakan damai ini. Perundingan damai diadakan di loji di Pulau Guntung. Pada saat perundingan baru mulai justru Sultan Siak dipaksa untuk tunduk kepada pemerintahah VOC. Sultan segera memberi kode pada anak buah dan segera menyergap dan membunuh orang-orang Belanda di loji itu.

Loji segera dibakar dan rombongan Sultan Siak kembali ke Siak dengan membawa kemenangan, sekalipun belum berhasil mengenyahkan VOC dari Malaka. Siasat perang ini tidak terlepas dari jasa Raja Indra Pahlawan. Oleh sebab itu, atas jasanya Raja Indra Pahlawan diangkat sebagai Panglima Besar Kesultanan Siak dengan gelar: “Panglima Perang Raja Indra Pahlawan Datuk Lima Puluh”.

Perang antara rakayat riau dengan VOC terjadi sangat sengit, Pada saat perang itu VOC mendatangkan pertolongan dari china dan sekutunya, sehingga pada saat itu rakyat Riau ditarik mundur untuk merundingkan strategi perang baru, sehingga dalam perundingan itu di dapatlah suatu ide untuk berpura-pura mengajak VOC berdamai. Sehingga pada saat perundingan damai dengan VOC itu, kesempatan rakyat riau untuk memukul habis para pentinggi VOC. Pada akhirnya rakyat Riau memperoleh kemenangan dari VOC.

Oke guys, mungkin cukup sekian dulu materinya, tetap belajar ya. Wassalamu'alaikum Wr. Wb.


Sunday, September 10, 2017

Perlawanan Goa (Latar belakang, Jalannya Perang, Kekalahan , Peninggalan – Peninggalan Kerajaan Gowa Tallo) Secara Lengkap dan Jelas

Perlawanan Goa

Kesultanan Gowa atau kadang ditulis Goa, adalah salah satu kerajaan besar dan paling sukses yang terdapat di daerahSulawesi Selatan. Rakyat dari kerajaan ini berasal dari Suku Makassar yang berdiam di ujung selatan dan pesisir barat Sulawesi. Wilayah kerajaan ini sekarang berada di bawah Kabupaten Gowa dan beberapa bagian daerah sekitarnya. Kerajaan ini memiliki raja yang paling terkenal bergelar Sultan Hasanuddin, yang saat itu melakukan peperangan yang dikenal dengan Perang Makassar (1666-1669) terhadap VOC yang dibantu oleh Kerajaan Bone yang dikuasai oleh satu wangsa Suku Bugis dengan rajanya Arung Palakka. Dari segi kebudayaan, maka masyarakat Makasar banyak menghasilkan benda-benda budaya yang berkaitan dengan dunia pelayaran. Mereka terkenal sebagai pembuat kapal. Jenis kapal yang dibuat oleh orang Makasar dikenal dengan nama Pinisi dan Lombo.Kapal Pinisi dan Lombo merupakan kebanggaan rakyat Makasar dan terkenal sampai mancanegara. Perang Makassar bukanlah perang antarsuku karena pihak Gowa memiliki sekutu dari kalangan Bugis; demikian pula pihak Belanda-Bone memiliki sekutu orang Makassar. Perang Makassar adalah perang terbesar VOC yang pernah dilakukannya pada abad ke-17.

Friday, September 8, 2017

Perang Batak (Raja Sisingamangaraja XII, Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Perang Batak, Jalannya Perang Batak, Dampak Perang, Kesimpulan)

Kali ini saya akan men-share Materi Sejarah Indonesia SMA Kelas XI tentang Perang Batak secara lengkap, ringkas, dan jelas. Ini juga merupakan tugas dari sekolah saya, kalian dapat menggunakan ini untuk pembelajaran kalian. Semoga Bermanfaat!!!. Oke langsung aja di simak :

Gambar Sisingamangaraja XII

Thursday, September 7, 2017

Materi sejarah indonesia kelas XI SMA / kelas 11 SMA (Aceh, Maluku, Sultan Agung Mataram, Batam Melawan VOC, Portugis, J.P. Coen)

Materi sejarah indonesia kelas XI SMA / kelas 11 SMA ini saya dapatkan dari guru saya,tetapi materi kali ini akan saya share sebagai JPEG, jadi kalian bisa unduh gambarnya agar bisa di print / dipelajari. Materi ini akan saya share di sini semoga bermanfaat : 

PERANG MELAWAN HEGEMONI & KESERAKAHAN KONSI DAGANG

Saturday, August 19, 2017

Pohon Ilmu (Materi Sejarah tentang VOC di Indonesia) HD dan Jelas

Jika kalian masih sulit melihatnya kalian bisa unduh file .Jpg nya di sini : Download
Oke, mungkin cukup sekian dulu, terima kasih sudah mengunjungi blog saya :D Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Friday, August 18, 2017

4 Fungi Pajak Dalam Pembangunan Negara

Seorang guru sedang bertanya pada muridnya

Pak Untul        : “Arya, apa kamu tahu bahwa pajak itu digunakan untuk pembangunan negara?”
Arya                : “Belum pak, memang digunakan untuk apa pak?”
Pak Untul        : “Digunakan untuk membangun jalan, jembatan, sekolahan, dan lain lain.”
Arya                : “Oh, seperti itu ya pak? Saya jadi tahu.”


Sudah tahukah anda bahwa pajak digunakan untuk apa? Sudah tahukah anda kemana uang pajak kita selama ini? Kalau belum, lantas untuk apa anda membayar?.Coba lihat percakapan diatas, Arya tidak tahu uang pajak yang sudah ia bayarkan digunakan untuk apa. Nah, terlihatkan bahwa sebagai seorang pelajar, arya belum mengetahui tujuan ia membayar pajak.           Sebagai warga Negara yang patuh akan hukum yang berlaku di negeri kita tercinta ini. Sebagai putra putri bangsa perlu banyak belajar tentang aturan-aturan yang berlaku, termasuk kewajiban membayar pajak. Ditinjau dari fungsinya, pajak sendiri terbagi atas 4 bagian antara lain sebagai berikut :

Thursday, August 17, 2017

Manfaat Membayar Pajak dan Penggunaan Pajak Oleh Pemerintah

Apa kalian tahu manfaat penggunaan dari pajak yang dibayar masyarakat?

                          Pembelian Pesawat Perang dari Pajak Masyarakat via news.okezone.com
            Banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana pemerintah menyalurkan uang dari pembayaran pajak dari masyarakat, sehingga malas untuk membayar pajak. Pajak yang dibayarkan masyarakat sangat bermanfaat untuk perkembangan Negara. Manfaat pajak :