Thursday, March 16, 2017

Kliping Tentang Terrarium secara jelas dan lengkap (Lahan,Tanaman, Penanaman, Perawatan)

BAB I
A.    Pendahuluan

Terrarium merupakan seni menanam tanaman dalam wadah transparan. Berbagai ekologi tanaman bisa dibuat dalam ruangan yang sedikit. Ekologi buatan tersebut yang digunakan para pecinta seni untuk memanjakan mata pada ruang privat atau ruang publik. Kondisi hiruk pikuk perkotaan yang kurang area hijau membuat para pecinta seni atau para botanis membuat sebuah kreasi berupa terrarium.  



Sampai saat ini pengertian terrarium secara bahasa masih tidak baku. Penikmat seni mengungkapkan terrarium sebagai seni dan berfungsi untuk menambah keindahan desain interior. Namun para ilmuan mengungkapkan terrarium sebagai wadah berisi tanaman yang diperuntukkan bagi beragam kebutuhan sains, seperti penelitian ataupun metode bercocok tanam. Terarium dapat dikatakan sebagai biosfer buatan yang paling alami karena fungsi biologis yang terjadi dalam terarium pun mirip dengan yang terjadi di alam. Terarium dapat juga dijadikan laboratorium biologi mini, karena dapat menampilkan taman miniatur dalam wadah kaca. Terarium dapat mensimulasikan kondisi di alam yang sebenarnya. misalnya untuk mensimulasikan ekosistem gurun, ekosistem padang pasir, ekosistem hutan hujan tropis maupun lainnya. Terrarium belum banyak di komersilkan sebagai produk unggulan di Indonesia, namun respon dari para penikmat seni di Indonesia sangat baik. Sebagian besar berpendapat bahwa terrarium merupakan sebuah inovasi yang patut dicoba untuk hobi di setiap rumah.
Terarium Pertama kali diperkenalkan di Inggris. Diawali dengan rumah kaca mini di Kerajaan Inggris dan kaum bangsawan kemudian terarium menjadi terkenal di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

B.     Tujuan          
1.      Media penelitian sekaligus pelestarian tanaman
2.      Membuat penghijauan di ruang tidur, ruang makan, atau kamar mandi
3.      Memberikan cita warna dan suasana yang sensasional
4.      Terarium pun bisa mempercantik rumah yang besar
5.      Terarium menciptakan seni miniatur taman dalam kaca
6.      Menciptakan seni berkebun tanaman hias bergaya minimalis
7.      Menyegarkan ruangan sehingga udara menjadi lebih segar
8.      Alternatif dekorasi dalam ruang
9.      Alternatif membuat taman ataupun penghijauan di lahan terbatas
10.  Penghias ruangan
C.    Manfaat
1.      Dipercayai mampu menyerap polusi dari asap rokok, kloroform, benzene, formaldehida, xylene dan trichloro etelen
2.      Dalam kaca ini merupakan tanaman anti radiasi
3.      Mengurangi jumlah gas polutan di udara kerena digunakan dalam metabolisme sel
4.      Menyerap radiasi alat-alat elektronik seperti TV, monitor, HP, dan lainnya
5.      Mampu menyerap bau tak sedap seperti asap rokok dan kotoran sehingga ruangan terasa fresh dan sehat
6.      Menciptakan seni minimalis dalam berkebun tanaman hias
7.      Alternative dekorasi ruangan

BAB II
A.    Terrarium

1.      Lahan Terrarium

a)      Arang bekas bakaran kayu atau arang bekas batok kelapa
Arang kayu dan arang batok diletakkan didasar wadah. Fungsinya selain untuk menampung kelebihan ketika kita menyiram juga  untuk menyerap gas-gas beracun dari sistem pengakaran tanaman hias terrrarium yang kita buat nantinya.
b)      Bahan bahan organic
Bahan organik yang digunakan dapat berupa arang sekam, pakis, coco peat, maupun spagnum moss. Alasan penggunaan bahan organik dalam tanaman hias terrarium adalah karena bahan organik mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman hias terrarium  dan  mampu menjaga kelembaban akar  tanaman hias terrariumnya.

c)      Zeolit
Zeolit merupakan batuan mineral yang memiliki kemampuan menyerap air, mengurangi keasaman media, mengurangi pertumbuhan jamur, dan menyumbangkan beberapa         unsur hara.    

Zeolit memiliki keungulan sebagai indikator  media kekurangan air. Zeolit yang basah setelah disiram akan berwarna biru kehijauan, apabila kekurangan air maka zeolit akan berubah warna putih atau abu-abu. Hal ini memudahkan dalam pemeliharaan  tanaman hias terrarium kita.

Contoh lainnya :
a)      Tanah Humus
b)      Kerikil/bebatuan
c)      Pasir pantai
d)      Lumut kering

2.      Tanaman Terrarium

1.Cryptanthus bivittatus
Yang  ke dua jenis tanaman   terrarium  ini memiliki bentuk seperti bintang, daun-daunnya tumbuh mengarah kesamping atau horizontal, kaku dan  memiliki warna yang beragam seperti merah, pink, coklat, dan hijau.

2. Lidah Mertua (Sanseviera )
Yang ke tiga jenis tanaman untuk terrarium ini memiliki bentuk daun yang melingkar dalam bentuk roset. Daunnya tebal dan kaku, berwarna hijau tua dan hijau belang putih. Bentuknya ada yang pendek atau panjang seperti pedang.  Jenis tanaman yang cocok untuk terrarium ini biasa digunakan untuk tanaman didalam ruangan dan diluar ruangan, cara merawatnya pun mudah bahkan walau seminggu tidak disiram saja tidak menjadi masalah.

3. Scindapsus aureus (sirih-sirihan).
4. Hedera Helix (Ivy)
Yang ke lima Jenis tanaman yang digunakan untuk terrarium ini  merambat memiliki bentuk daun yang menarik, berukuran kecil dan berwarna hijau dan putih.

5. Pakis
Yang ke enam adalah jenis tanaman terrarium bernama Pakis.  Beberapa macam pakis dapat digunakan sebagai tanaman yang cocok untuk  terrarium karena lingkungan hidupnya menyukai kondisi lembab. Tanaman ini cocok digunakan untuk terrarium jenis tertutup.

6. Kaktus
Yang ke tujuh adalah dari jenis kaktus. Kaktus menyukai kondisi yang kering dan tidak lembab, oleh karena itu tanaman ini adalah juga tanaman  yang digunakan untuk terrarium jenis tanaman untuk terrarium ini cocok untuk  model taman tanaman terrarium  model terbuka dengan mulut kaca yang lebih lebar untuk mengurangi kelembaban dalam wadah. Penyiramannya pun lebih sedikit dibandingkan dengan tanaman lain, sehingga jenis tanaman  terrarium ini tidak bisa sembarangan ditanam bersama jenis tanaman lain yang membutuhkan air lebih banyak. Biasanya kaktus ditanam dengan jenis kaktus juga.

7. Syngonium
Yang ke  delapan jenis tanaman untuk terrarium ini  memiliki ciri ciri  daun berbentuk panah. Terdapat beragam jenis dengan warna berbeda seperti pink, putih, hijau, dan merah tua.

8. Fittonia
Yang ke Sembilan  jenis tanaman yang cocok untuk terrarium ini memiliki warna daun yang sangat menarik yaitu warna dasar hijau atau merah dengan urat daun halus  berwarna putih. Termasuk jenis tanaman merambat dinding pagar, namun pertumbuhnya lambat.  Jenis tanaman untuk terrarium ini menyukai kondisi media yang lembab. Daun akan cepat layu bila kondisi lingkungan terlalu panas.

9. Philodendron
Yang ke sepuluh jenis tanaman untuk terrarium ini memiliki daun yang agak memanjang, berwarna hijau cerah.

10. Peperomia
Yang ke sebelas jenis tanaman untuk terrarium ini  bernama Peperomia memiliki ciri ciri daun dengan warna yang beragam. Permukaan daun  ada yang rata maupun bergelombang. Urat daunnya jelas.

11. Alovera (Lidah buaya)
Tanaman yang ke duabelas adalah jenis tanaman yang cocok digunakan untuk terrarium ini sering kita jumpai dimana saja karena mudah ditanam serta dapat menyesuaikan dengan suhu udara panas di Indonesia. Tanaman ini banyak menyimpan kadar air biasanya lidah buaya  juga dimanfaatkan  untuk kosmetik dan  untuk kesehatan.

12. Anthurium crystallinum (Kuping Gajah)
Jenis tanaman untuk terrarium  ini memiliki daun berwarna hijau pekat, ukurannya lebar dan memiliki urat daun berwarna perak yang kontras dengan warna dasar daun. 

13. Secculent Plant (Tanaman Secculent)
Tanaman succulent adalah tanaman yang sudah beradaptasi di lingkungan yang kering dengan menyimpan persediaan air di daun, batang ataupun pada akarnya. Tentu dalam bayangan Anda karakteristik tanaman seperti ini ada dalam kaktus, maka dari itu kaktus merupakan jenis succulent. Tapi, tidak semua succulent adalah kaktus. Succulents memiliki beraneka ragam bentuk dan spesies. Bentuknya juga unik.

3.      Penanaman Terrarium

a.       Cuci wadah kaca yang akan digunakan untuk terrarium dengan air panas dan bersabun. Kemudian bilas wadah tersebut lalu keringkan
b.      Buat lapisan batu atau pasir di bagian paling bawah dengan ketebalan kira-kira 2-3 cm
c.       Tambahkan lapisan arang dengan ketebalan 1-2 cm
d.      Dengan menggunakan sendok ataupun skop mini, tambahkan lapisan media seperti tanah humus setebal 5-8 cm. Buat sedikit gundukan jikan kamu ingin terrarium kamu terlihat lebih dinamis
e.       Gali lubang kecil pada lapisan tanah sebagai tempat untuk akar tanaman
f.        Ambil tanaman, bersihkan bagian akarnya dari sisa-sisa tanah. Kemudian letakkan tanaman pada lubang kecil yang telah digali, dan tutupi akarnya dengan tanah.
g.      Basahi tanah pada terrarium. Pada tahapan ini tidak disarankan menyiram secara berlebihan. Cukup basahi hingga tanah menjadi lembab.
h.      Percantik terarium kamu dengan menambahkan bebatuan atau miniatur taman

4.      Perawatan Terrarium

Merawat terarium berperan penting dalam menjaga kelangsungan terarium. Kondisis optimal bagi terarium dapat memperpanjang umur terarium. Selanjutnya, cara merawat terarium antara lain :
·         Terarium tidak terlalu banyak memerlukan pupuk, karena pupuk dapat membuat tanaman cepat besar. Pupuk yang diaplikasikan adalah pupuk lambat urai (berbentuk butiran) atau pun pupuk cair.
·         Meskipun diletakkan di dalam ruangan, terarium juga membutuhkan cahaya matahari langsung. Oleh karena itu, terarium perlu diletakkan di luar ruangan seminggu sekali.
·         Penyiraman terarium dilakukan ketika media tanam kering. Volume air yang diberikan jangan terlalu banyak (jangan sampai menggenang). Cara menyiramnya adalah dengan mengalirkan air di dinding kaca.
·         Pemangkasan dilakukan pada daun tanaman yang telah menguning sebelum daun-daun jatuh ke dasar terarium. Pemangkasan dilakukan dengan menggunakan gunting tanaman, lalu membuangnya.
·         Ketika kondisi terarium sudah tidak memadai, perlu dilakukan pembongkaran. Pembongkaran meliputi penggantian media dan pemuliaan tanaman.

Tapi Maaf temen temen, kalian tidak bisa mengkopas ini, ini hanya sebagian contoh, tetapi saya juga akan menshare nya, tetapi hanya versi lite nya tidak full seperti yang diatas 
Download Kliping Terrarium
Maaf temen temen, diatas itu untuk kelompok saya, jadi kalian hanya saya beri versi Litenya aja, Cukup Sekian terima kasih... :)



0 komentar:

Post a Comment